Table './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failedTable './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failedBangkaPos.cetak :: Gerbang Informasi Kepulauan Bangka Belitung
Sikap Kami
Peka Terhadap Krisis
edisi: 19/Jan/2009 wib
KRISIS ekonomi global yang saat ini juga dirasakan pengaruhnya di Indonesia memiliki sejumlah perbedaan dibanding krisis serupa yang pernah melanda negeri ini pada tahun 1997 silam. Salah satunya adalah reaksi masyarakat dalam menanggapi krisis.

Sebelas tahun lalu krisis moneter dan ekonomi meluluhlantakkan Indonesia yang waktu itu sudah digadang-gadang bakal tampil sebagai salah satu macan ekonomi di Asia. Kurs dollar yang melejit dari angka Rp 2.000an hingga mencapai level Rp 17.000an membuat inflasi membumbung. Uang yang dipegang masyarakat anjlok nilainya. Masyarakat resah dan panik. Sektor riil dan keuangan ambruk. Krisis ekonomi pun bersambung dengan gejolak sosial yang berlanjut ke krisis politik dan keamanan di Indonesia.

Sementara saat ini pemerintah dan kalangan usahawan relatif lebih tenang menghadapi krisis ekonomi global. Program-program stimulus dan berbagai upaya pun digulirkan untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia.
Walau demikian sejumlah perusahaan di negeri ini tetap saja kewalahan menghadapi pasar yang sedang lesu. Gelombang PHK dan macetnya sejumlah usaha di sektor riil pun sudah mulai terjadi.

Namun demikian masih banyak warga masyarakat menunjukkan tanda-tanda belum menyadari dan merasakan negerinya sedang menghadapi ancaman krisis ekonomi. Apalagi perhatian publik belakangan ini sedang tercurah ke topik-topik kemelut di Timur Tengah, banjir dan kapal tenggelam karena cuaca buruk, hingga persiapan Pemilu 2009.

Berbagai persoalan politik dan sosial kemasyarakatan memang penting dan patut mendapat perhatian, namun perlu diingat juga bahwa kita saat ini sedang menghadapi krisis ekonomi global yang merupakan menjadi ancaman serius bagi pembangunan Indonesia. Babel malah sudah merasakan dampak krisis ekonomi global ini sejak menjelang akhir semester kedua 2008 lalu ketika harga timah dan komoditas perkebunan daerah ini anjlok terkena pengaruh muramnya pasar internasional.

Pesan untuk peka terhadap krisis pun disampaikan Tim Penanggulangan Krisis Global Provinsi Babel yang berintikan kalangan pengusaha diwakili KADIN Babel serta Pemprov Babel, ketika berkunjung ke Belitung pekan lalu. Dalam pertemuan dengan masyarakat dan pemerintah daerah setempat di Tanjungpandan dan Manggar, tim ini mencoba mengingatkan pentingnya semua pihak untuk bersikap peka terhadap krisis dan melakukan langkah-langkah antisipatif menghadapi keadaan perekonomian yang sedang tidak terlalu menggembirakan.

Kebijakan dan penentuan arah pembangunan yang diambil pemerintah daerah hendaknya senantiasa mempertimbangkan kondisi masyarakat yang kesejahteraannya sedang menghadapi ancaman krisis ekonomi.

Dana yang dituangkan dari APBD hendaknya bisa membantu menggerakkan perekonomian daerah. Proyek padat karya serta program-program lain yang memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapat peluang kerja perlu ditingkatkan. Kesampingkan dulu rencana-rencana yang tak memberi dampak signifikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pengadaan barang dan jasa yang lebih mengarah pada kenikmatan pejabat dan tak memberi pengaruh berarti pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komentar untuk "Peka Terhadap Krisis "
Komentar Anda:
Salin karakter yang terlihat di kotak atas.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Breaking News TV
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort