Table './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failedTable './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failed
BangkaPos.cetak :: Gerbang Informasi Kepulauan Bangka Belitung
Sampul Album Takbir Dambus Bangka Farhan Ali, Bupati Bangka Barat yang diproduksi oleh Babel Record
SETELAH Walikota Pangkalpinang
Zulkarnain Karim dan Bupati Bangka Yusroni Yazid, kini giliran Bupati
Bangka Barat Parhan Ali, tampil pada sampul dan video klip album Takbir
Versi Dambus Bangka yang diluncurkan oleh Babel Record mulai, Senin
(17/9).
Penampilan ketiga kepala daerah ini sebagai wujud dukungan dan kepedulian mereka terhadap perkembangan musik daerah dalam hal ini musik dambus Bangka.
Sama seperti album sebelumnya, album Takbir Dambus Bangka ini digarap eksklusif, menampilkan klip Parhan Ali dengan berbagai aktivitasnya serta latar belakang masjid-masjid di Bangka Barat di antaranya Masjid Jamik Muntok yang mengiringi alunan takbir menyambut Lebaran Idul Fitri 1428 H.
“Untuk itu, Babel Record mengucapkan terima kasih kepada Bapak Parhan Ali yang bersedia diambil klip-nya dan beliau juga sangat mendukung perkembangan musik dambus Bangka,” ujar Andre Effendi, Produser Babel Record, Senin (17/9).
Masyarakat Bangka Barat bisa berbangga karena selain bisa membeli VCD berdurasi satu jam ini, juga bisa menyaksikan pemimpin daerahnya dalam album tersebut sehingga kedekatan pemimpin dengan rakyatnya semakin menyatu.
“Tak hanya itu, Album Takbir Dambus Bangka ini juga bisa dinikmati kapan saja sambil melihat indahnya pantai, mercu suar, dan megahnya bangunan mesjid-mesjid di Muntok, termasuk juga pesanggrahan Soekarno dan hal yang bersejarah juga kita ambil klip-nya,” ungkap Andre.
Album ke-15 yang diproduksi perusahaan rekaman yang terus eksis dan kian gencar menggali kesenian Bangka sekaligus mengangkat artis dan musisi lokal, di bulan Ramadhan ini memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat dengan alunan takbir yang disuarakan Robby, artis Babel record yang dijuluki ‘Mutiara dari Bangka Selatan’ karena talenta dan bakatnya.
“Apalagi kalau perkembangan musik dambus Bangka mendapat dukungan dari masyarakat dan pemimpin-pemimpin di daerah, seperti Bapak Parhan Ali yang sangat mensupport Album Takbir Versi Bangka ini sehingga semakin dikenal masyarakat luas. Bagaimanapun musik dambus adalah adat melayu Bangka yang perlu dicintai dan dilestarikan,”
Dengan demikian, musik dambus Bangka akan semakin dikenal tidak hanya oleh masyarakat Bangka tapi juga orang-orang di daerah lain. Apalagi menurutnya dari informasi sudah ada produser dari Yogyakarta yang tertarik untuk merekam musik dambus bangka.
“Musik dambus bangka betul-betul kaya sehingga mengikuti irama apapun bisa, termasuk Takbir sehingga memberi nuansa berbeda dengan takbir yang lain,” jelas Andre.
Bahkan menurutnya, musik dambus yang juga merupakan adat melayu Bangka ini tidaklah monoton karena hal itu tergantung pemainnya kreatif atau tidak. Buktinya kata Andre, musik dambus sekarang tak hanya dinyanyikan orang tua saja, tapi orang-orang muda pun bisa menyanyikannya, selain juga musik dambus sering diminta meramaikan acara perkawinan dan acara lainnya.
“Kalau digali dan dikembangkan saya yakin musik dambus Bangka bisa naik dan menjadi kebanggaan masyarakat,” imbuh Andre. (sas)