Table './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failedTable './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failed
BangkaPos.cetak :: Gerbang Informasi Kepulauan Bangka Belitung
ROBOH - 14 tiang listrik beton di jalan raya Desa Kurau Timur dengan Dusun Mulia Desa Penyak Kecamatan Koba roboh, Rabu (6/2).
KOBA, BANGKA POS - 14 tiang listrik beton yang berada di tepi ruas jalan raya antara Desa Kurau Timur dengan Dusun Mulia Desa Penyak Kecamatan Koba roboh, Rabu (6/2) sekitar pukul 15.00 WIB.
Tiang-tiang tersebut roboh ke tengah badan jalan dengan posisi melintang sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan di sekitar perkebunan sawit menuju areal transmigrasi Desa Kurau Timur.
Akibat kerasnya terbentur aspal beberapa tiang ada yang patahl. Petugas PLN Ranting Koba sibuk melepas kabel listrik yang terjuntai di aspal. Sementara anggota Satlantas Polres Bateng mengatur arus lalulintas.
Semula pukul 15.00 WIB hanya 11 tiang yang roboh, namun pukul 17.00 WIB ketika angin kencang, tiga tiang listrik kembali roboh. Bahkan hampir mengenai pengendara sepeda motor. Anggota Satlantas Polres kembali sibuk memberi aba-aba kepada pengendara dan berusaha memperingati pengguna jalan agar tidak berada persis di bawah tiang listrik.
“Aliran listrik segera kita matikan, kita segera berupaya melepas kabel dan menyingkirkan tiang listrik tersebut ke tepi jalan. Kita juga sudah berusaha menghubungi pihak yang mengerjakan pelebaran jalan untuk meminta bantuan alat berat,” kata Kepala PLN Ranting Koba, Budiman ditemui di TKP Rabu (6/2).
Menurut Budiman, robohnya tiang listrik tersebut diduga akibat adanya proyek pelebaran jalan sehingga tanah yang berada di sekitar tiang listrik tergusur dan tergerus, menyebabkan tiang listrik goyang serta roboh ketika ditiup anging kencang.
Ketika dikonfirmasi ulang, Kamis (7/2) siang, Budiman mengatakan, pihaknya bersama dengan perusahaan yang mengerjakan proyek pelebaran jalan berhasil menyingkirkan tiang listrik ke pinggir jalan pada sore itu juga.
“Jadi mulai malam tadi aliran listrik tidak begitu terganggu, untuk Desa Kurau disuplai dari Pangkalpinang, sementara untuk Desa Penyak disuplai dari Koba. Kita terpaksa meminta bantuan pekerja dan PLN Pangkalpinang untuk mendirikan kembali tiang-tiang listrik tersebut. Mudah-mudahan sore ini sudah rampung,” terang Budiman.
Budiman menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum bisa menghitung kerugian akibat robohnya tiang listrik tersebut.
“Soal kerugian itu yang menghitung PLN wilayah Pangkalpinang, yang jelas ada dua tiang listrik yang patah dan beberapa isolator yang pecah,” ujar Budiman.
Sementara itu Kapolres Bangka Tengah AKBP Djuhandani Rahardjo Puro melalui Kasat Lantas Iptu Susanto didampingi Kanit Lakalantas Brigadir Nico Nopriansyah kepada harian ini mengatakan hal yang sama. “Robohnya tiang listrik tersebut diduga karena adanya proyek pelebaran jalan, namun dalam kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban, karena tiang listrik roboh ketika jalan sedang sepi. Arus lalulintas saat ini sudah normal kembali,” kata Nico.
Namun sayangnya harian ini belum bisa melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan yang mengerjakan proyek pelebaran jalan tersebut, karena tidak berhasil menemukan papan proyek. PT Budi Bakti Prima yang disebut-sebut sebagai perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.(byo)