“Sudah saya perintahkan Kapolres/Kapolresta serta Kasat Brimobda untuk menindak tegas pelaku kejahatan curat dan curas tersebut. Memang benar para pelaku ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” tegas Kapolda Babel, Brigjen Iskandar Hasan kepada Bangka Pos Group, Jumat (19/12) di Mapolda Babel.
Menurut orang nomor satu di jajaran Polda Babel ini, dalam menindak para pelaku kejahatan tersebut, Polda belum membentuk tim khusus. Namun anggota yang ada ditingkatkan aktivitasnya. “Dengan kekuatan anggota yang ada, kita tingkatkan aktivitas mereka untuk melakukan penyelidikan yang lebih intensif,” ungkapnya.
Iskandar yakin anggotanya mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik. Bila nantinya dari penyelidikan bisa mendapatkan pelaku, dan berhasil menangkapnya, maka akan dihukum sesuai aturan berlaku.
Bebas Biaya
Kapolda juga menyinggung perampokan terhadap nasabah yang baru pulang mengambil uang di bank. Ia mengimbau agar masyarakat jangan lengah. Bila perlu pengawalan, bisa minta bantuan ke kepolisian terdekat.
Mengenai maraknya curat belakangan ini, Kapolda belum bisa memastikan perbuatan itu dilakukan warga Bangka Belitung atau pendatang. “Kita masih lakukan lidik, semua yang terjadi ini akibat pengaruh krisis,” katanya.
Terpisah, Karo Ops Kombes Raja Haryono menambahkan bahwa kepolisian sudah mengantisipasi melalui masing-masing fungsi sampai jajaran terkait maraknya kejahatan konvensional curat dan curas akhir-akhir ini.
“Kita melakukan kegiatan rutin, intel dan serse dikedepankan untuk mengungkap kasus-kasus tersebut, selain itu kita juga sudah bentuk tim,” kata Raja.
Raja juga mengatakan, untuk kejahatan konvensional sudah menjadi atensi Kapolda agar seluruh jajaran mengungkap kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat.
(rya)
Pencuri Terus Beraksi
DI PANGKALPINANG kawanan pencuri terus beraksi dengan sasaran rumah warga. Senin (22/12) dini hari, Hasan (36) warga Jalan Depati Hamzah mengadu ke SPK Polresta Pangkalpinang karena kehilangan tiga laptop.
Dalam laporannya, korban menyebutkan pencuri diduga masuk ke dalam toko komputer miliknya di Jalan Trem, Pangkalpinang melalui atap. Pelaku kemudian masuk ke ruangan dengan merusak dek rumah dan mulai beraksi.
Saat itu, toko korban tidak berpenghuni sehingga dengan mudah pelaku memeriksa seisi ruangan. Pelaku mencuri laptop merek Sony Vaio, BenQ dan Dell.
Atas kejadian itu, korban mengaku menderita kerugian Rp 21 juta. Pihak kepolisian setelah menerima laporan tersebut, langsung meluncur ke lokasi dan melakukan penyelidikan.
Sedangkan di Sungailiat, Hendri (23) mengaku kehilangan empat unit handphone (Hp) yang berada di rumahnya Jalan Sungaiselan, Senin sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga pelaku masuk ke dalam kamar melalui pintu depan yang lupa dikunci korban.
Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini mengambil Hp Sony Ericson K550i, Nokia 2100, 3110 dan 6500. Korban mengaku menderita kerugian Rp 3 juta.
Kapolresta Pangkalpinang melalui Kasat Reskrim, AKP Mito telah menerima laporan tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.
(h2)