Diperkirakan, banyak pendaftar ganda yang tak hanya melamar di satu lingkungan pemerintahan sehingga nomor-nomor tersebut tak diambil. Pada penutupan sore kemarin, tak terlalu banyak calon peserta datang ke lokasi pengambilan nomor dekat halaman belakang kantor Gubernur Babel.
Di Bangka Selatan lebih banyak lagi, 112 pelamar tidak mengambil nomor tes. Sedangkan kabupaten lainnya termasuk Pemkot Pangkalpinang masih merekap data para pelamar yang mengambil nomor tes.
Menanggapi banyaknya pendaftar yang tidak mengambil nomor tes, Wakil Gubernur Babel Syamsuddin Basari mengatakan itu tidak masalah selama tidak mengganggu jalannya administrasi pendaftaran dan pelaksanaan tes nanti.
“Kalau ada yang tak ambil nomor ujian, artinya kan ada beberapa opsi. Pertama, mereka mendaftar di dua atau tiga tempat sekaligus sehingga banyak pilihan untuk tahu di lingkup mana jurusan mereka paling potensial untuk diterima. Kedua, mungkin ada yang sakit atau berhalangan karena sesuatu hal sehingga nomor-nomor tersebut tidak diambil,” kata Syamsuddin kepada Bangka Pos Group, Jumat (12/12).
Ia melanjutkan, tidak diambilnya nomor tersebut sedikit banyak akan mengurangi beban persaingan diantara pelamar. Artinya, kompetisi untuk merebut suatu jabatan yang ditawarkan semakin terbuka. Tinggal bagaimana calon peserta mempersiapkan diri sebelum tes.
“Makanya kita lihat pas hari pelaksanaan nanti. Semua ini kan tergantung kesiapan dan usaha para pelamar. Kalau mereka benar-benar mempersiapkan diri, latihannya intensif, dan usahanya benar-benar maksimal, mungkin tinggal memetik hasil apakah baik atau belum. Saya mengimbau agar para peserta betul-betul berusaha dengan sebaik-baiknya. Percaya pada diri sendiri,” pungkas Syamsuddin.
Kepala BKD Provinsi Babel Syafitri mengatakan beberapa hari sebelum hari H tes CPNS 14 Desember besok, soal akan dibawa dan dikawal dari Bandung. Ia menjamin pengamanan dan keamanan soal-soal tersebut. Hal serupa juga dilakukan pada soal-soal untuk kabupaten/kota.
“Makanya kami dan beberapa staf serta BKD kabupaten/kota akan menjemput soal dari Bandung. Kami belum bisa memberikan bagaimana gambaran soal, sebab masih menuggu,” terang Syafitri.
Menjelang pelaksanaan tes, soal-soal dan lembar jawaban akan didistribusikan ke sekolah-sekolah tempat pelaksanaan ujian dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian dan petugas BKD.
Terpisah, Kepala BKD Basel Usman menjelaskan kemungkinan banyak yang tidak mengambil nomor tes karena mendaftar lebih dari satu tempat. Sehingga setelah mendaftar, mengetahui peluang formasinya, para pendaftar lebih memilih tempat yang menurut mereka lebih berpeluang.
Pihaknya tidak bisa memaksa pelamar, akan tetapi sesuai aturan, pendaftar yang tidak mengambil nomor sampai batas terakhir, Jumat (12/12) pukul 16.00 WIB, maka dinyatakan gugur atau dianggap mengundurkan diri.
Panitia CPNS Basel telah menyiapkan 90 ruangan di delapan tempat ujian. Setiap ruangan akan diawasi dua pengawas dari para guru tingkat SD, SMP, SMA, SMK dengan jumlah peserta 20 orang. Waktu tes pukul 09.00-11.00 WIB. Kepada para peserta, panitia sangat mengharapkan untuk melihat ruangan satu hari sebelum tes. Sedangkan peserta yang terdapat kekeliruan dalam penulisan nomor jabatan formasi dengan kode pendidikan dalam nomor peserta ujian, diharapkan segera disampaikan kepada panitia.
Usman juga meminta peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan berjuang secara fair dan obyektif. Sebab kriteria penilaian tidak berdasarkan KKN ataupun titipan, tetapi berdasarkan obyektivitas. Karena menurut Usman, untuk pembangunan Bangka Selatan ke depan, memerlukan PNS yang berkualitas dan produktif.
“Kita harapkan para pengawas tidak bekerja sama dengan peserta ujian. Supaya aturan pengawas sungguh diterapkan,” pinta Usman.
Untuk tingkat Kabupaten Basel, Usman menegaskan tidak ada psikotes bagi peserta mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan. Selain itu, psikotes di Basel dinilai tidak terlalu efisien karena ada beberapa formasi yang tidak sesuai target.
Diperpanjang
Panitia pendaftaran seleksi CPNS Babar memperpanjang masa pengambilan nomor peserta hingga Sabtu, (13/12) pukul 10.00 WIB. Lebih dari batas waktu tersebut, calon peserta dinyatakan gugur.
Penegasan ini disampaikan panitia seleksi pendaftaran CPNS Bangka Barat 2008, Fahriansyah saat dihubungi harian ini, Jumat, (12/12) disela kesibukannya mengawasi jalannya pengambilan nomor peserta tes. Hingga kemarin, tercatat masih ada beberapa peserta yang tidak mengambil nomor tes, meski panitia tetap berjaga hingga sore hari. Namun data pastinya masih dihitung.
“Dari alasan yang kita peroleh ada yang langsung nelpon kita, katanya mereka tidak jadi tes di sini, mereka ikut tes di tempat lain. Alasan ini bisa kita terima,” ujar Fahriansyah.
Dijelaskan, alasan menambah hari pengambilan nomor tes karena rata-rata daerah menjadwalkan tiga hari. Selain itu, faktor cuaca yang tidak mendukung. “Jadi tadinya hanya dua hari kita tambah satu hari jadi tiga hari untuk pengambillan nomor tes peserta. Hanya saja untuk hari besok, Sabtu, (13/12), waktu sampai dengan pukul 10.00 WIB. Sebab untuk persiapan tes keesokan harinya,” ujar Fahri.
Pantauan harian ini, proses pengambilan nomor peserta di Babar berlangsung lancar. Sementara Sekretariat Panitia Penerimaan CPNS Bangka Tengah di Gedung Diklat Pemda, kemarin sekitar pukul 09.30 WIB, tampak lengang. Ada puluhan pelamar di sekitar Sekretariat, namun saat pengambilan nomor peserta di meja yang disediakan panitia tidak terjadi antrean panjang.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, jumlah pelamar yang telah mengambil nomor tes belum berhasil diperoleh. Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD Bateng H Saimi belum dapat memberikan keterangan jumlah peserta karena masih akan direkap. “Kalau besok (Sabtu, 13/12--red) data tersebut sudah selesai direkap dan bisa saya berikan. Jadi, mohon maaf ya, besok dikonfirmasi lagi,” ujar Saimi.
Formasi Kosong
Di Kabupaten Belitung, 15 formasi tidak ada pendaftarnya yakni 3 formasi tenaga guru sosiologi, 7 guru kesenian (SMK 2 orang, SMA 1, SMP 4), 1 DIII Kesehatan Lingkungan, 1 DIII Elektro Medis, 1 DIII LLAJ, 1 S1 Sosial Kemasyarakatan, serta 1 formasi DIII Teknik Lingkungan.
Kepala Sub Bagian Umum Pemkab Belitung yang juga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) penerimaan CPNS Pemkab Belitung Dulhadi menjelaskan, dari 756 pelamar, hingga Kamis (11/12) sudah 80 persen pelamar mengambil nomor tes.
Terpisah, Kasubag Umum dan Kepegawaian Bagian Kepewagaian Setda Beltim Yuspian mengatakan ada 36 formasi lowong antara lain, 2 formasi tenaga teknis, 7 tenaga kesehatan, dan 27 guru.
“Paling banyak formasi guru yang kosong, seperti guru kesenian, guru seni, guru olahraga, guru penjaskes,” ujarnya.
Pengambilan nomor peserta di beltim tidak dapat diwakilkan. Pasalnya, panitia akan mengambil contoh atau spesimen tanda tangan pelamar yang nantinya akan dicocokkan dengan lembaran jawaban komputer guna mengantisipasi praktik perjokian pada pelaksanaan ujian nanti.
“Untuk pelaksanaan psikotes itu tergantung dari kebutuhan masing-masing daerah, seperti provinsi mengadakan psikotes. Untuk di Beltim tidak ada psikotes, materi tes seleksi seperti yang dicantum dalam pengumuman penerimaan CPNS,” jelas Kabag Kepegawaian Setda Kabupaten Beltim, Danial.
(i3/j2/udy/g18/ted/bev)