Table './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failedTable './u5609_bapos_2007/tb_comments' is marked as crashed and last (automatic?) repair failedBangkaPos.cetak :: Gerbang Informasi Kepulauan Bangka Belitung
Bisnis & Keuangan
Gelombang Tinggi, Harga Ikan Melambung

edisi: 18/Dec/2008 wib
sri ayu
IKAN MELAMBUNG - Beberapa hari terakhir, harga ikan di pasaran Pangkalpinang mengalami kenaikan. Tingginya gelombang akhir-akhir ini menyebabkan nelayan enggan melaut sehingga mempengaruhi hasil tangkapan. Transaksi di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Rabu (17/12).
PANGKALPINANG, BANGKA POS - Hampir sepekan terakhir harga ikan di pasar Pembangunan Pangkalpinang melonjak. Tingginya gelombang di perairan Babel membuat nelayan enggan melaut sehingga tangkapan ikan pun menjadi berkurang.
“Harga ikan tenggiri dari Rp 40.000 melambung Rp 60.000/kg, hapau dari Rp 25.000 menjadi Rp 40.000 dan ikan ciu dari Rp 12.000 kini capai Rp 17.000/kg,” kata Andi, pedagang ikan kepada Bangka Pos Group, Rabu (17/12).

Diakui Andi, belakangan ini stok ikan terbatas karena terkendala banyaknya nelayan yang takut melaut. “Stok ikannya sedikit, kalaupun ada kebanyakan ikan beku atau dari PT,” ungkapnya di sela-sela melayani pembeli.
Kurangnya pasokan otomatis harga pun melambung, apalagi menurut Andi, permintaan ikan akhir-akhir ini cukup tinggi. “Biasalah kalau barangnya kurang, maka harganya akan naik,” tukasnya.

Andi menyebutkan, stok ikan didatangkan dari Sadai, Ketapang dan Kurau. Dia mengatakan, jika biasanya pasokan ikan dari Sadai capai 5 mobil per hari, kini berkurang hanya dua mobil saja.

“Setiap satu jenis ikan berkisar 15 kg, dalam sehari stok tidak sampai ratusan kilo,” ujarnya.
Senada dikatakan Tarmizi, pedagang ikan di kawasan yang sama. Dia mengatakan naiknya harga ikan sudah terjadi sekitar tiga hari terakhir. “Biasanya kita ambil ikan 300/kg perhari, kini turun hanya 100 kilo saja,” imbuhnya. (i4)

Komentar untuk "Gelombang Tinggi, Harga Ikan Melambung"
Komentar Anda:
Salin karakter yang terlihat di kotak atas.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Breaking News TV
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort